Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 16 April 2017 21:21 WIB

SMI Jauh Lebih Bermanfaat Jadi Dubes di Amerika atau Uni Eropa

Jakarta, HanTer - Tim ekonomi  Presiden Jokowi di bawah kendali SMI terbukti gagal total, tidak inovatif dan hanya melindungi bisnis kelompok kapitalisme liberal, sungguh tidak berprestasi. Apalagi terbukti program pengampunan pajak atau Tax Amnesty juga gagal hanya mencapai Rp114 triliun dari target Rp165 triliun. Lengkap sudah kegagalan SMI, Darmin Nasution dkk di dalam pemerintahan Jokowi. 
 
Kita seperti kembali kemasa lalu, melalui hari hari ketika dia pertama kali direkrut oleh SBY pada saat itu salah satu tugas SMI adalah memuluskan upaya klien besarnya yaitu BCA dan Paulus Tumewu mendapatkan pengampunan pajak dan meloloskan pengemplang pajak
 
Mengutip pernyataan pak Kwik Kian Gie beberapa tahun lalu kurang lebih infonya seperti ini, pak Kwik membeberkan peran Sri Mulyani yang selalu membocorkan hasil rapat tim ekonomi kepada IMF, Bank Dunia, dan Kedutaan AS. 
 
Belum lagi soal Kebijakannya yang memangkas anggaran belanja negara sebesar Rp 133,8 triliun, yang mencakup pemotongan belanja kementerian/lembaga Rp 65 triliun dan transfer ke daerah Rp 68,8 triliun juga di sinyalir hanya untuk menyenangkan kartel internasional  (Para Kapitalis) dengan retorika murahan untuk meraih kepercayaan publik dan membuat dunia usaha menjadi lebih yakin dalam melakukan aktivitas ekonomi. padahal ujung-ujungnya Rp 221 triliun dari APBN 2017 hanya untuk bayar hutang!
 
Sebagai mantan Managing Director World Bank dan juga mantan Executive Director IMF serta sederet penghargaan dari lembaga dan Media Financial Asing SMI lebih berguna menjabat Duta Besar diAmerika atau Uni Eropa dimana ilmu ekonomi nya lebih bisa bermanfaat utk RI utk melakukan negosiasi keuangan dan perdagangan bagi Republik Indonesia ketimbang menjadi Menteri yang selalu berperan kontra produktif dan memperdalam indeks jurang kemiskinan bagi rakyat Indonesia. Waspadalah!! 
 
Oleh) Satyo P 
 
Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis ProDEM

(***)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

free web stats