Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 14 Juni 2017 09:08 WIB

TAJUK: Kelaikan Angkutan Lebaran Harus Jadi Perhatian Utama

Kita mengapresiasi langkah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengecek kelaikan jalan angkutan mudik Lebaran 2017, baik darat, laut, dan udara. Hasil pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) transportasi darat Kemenhub pekan lalu, baru 70persen bus melakukan uji kelaikan di 15 Provinsi yang biasa menjalani mudik.

Dari jumlah 70 persen tersebut terdapat 30 persen bus yang dianggap tidak laik jalan, karena berbagai faktor yang menjadi penyebabnya. Untuk itu yang 30 persen PO Bus harus segera memperbaiki dan kembali melakukan uji hingga akhirnya nanti dinyatakan lulus oleh petugas dan diberikan stiker. 

Harapan kita aparat berwenang harus mewajibkan pemilik angkutan yang kendaraannya tidak memenuhi syarat kelaikan harus segera memperbaiki. Bila nekat melanggar, angkutan umum tersebut pantas dikenai sanksi tegas. Demi keselamatan penumpang, pengusaha angkutan tidak boleh mengabaikan kelaikan kendaraannya.

Seperti diketahui, ketidaklaikan kendaraan umumnya disebabkan karena sejumlah unsur teknis dan penunjangnya tidak berfungsi dengan baik seperti rem tangan, penerangan, penghapus kaca depan (wiper) hingga pengukur kecepatan (speedometer).

Ramp checkdilakukan untuk mencegah kecelakaan pada arus mudik dan balik tahun ini. Selain itu,  Kemenhub juga memberikan pembinaan dan penyuluhan untuk seluruh supir bis angkutan mudik gratis periode Lebaran 2017 guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bersumber dari pengemudi.

Biasanya, faktor pengemudi menjadi salah satu potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, selain perlengkapan dan kesiapan kendaraan serta faktor lingkungan, seperti pohon tumbang.Karenanya, pengusaha angkutan harus menjaga dan membina disiplin para pengemudinya. Pengemudi yang disiplin sangat menentukan keselamatan.

Guna menjamin keselamatan, Kemenhub juga menyiapkan 3.329 rambu dan 639 lampu penerangan di jalan-jalan nasional. Selain rambu dan lampu penerangan jalan, fasilitas perlengkapan jalan lain juga disiapkan seperti APILL (traffic light) sebanyak 10 Unit, Guardrail sebanyak 5.382 Meter, Variabel Message Sign (VMS) sebanyak 18 unit, dan Kamera CCTV sebanyak 50 unit.

Persiapan angkutan mudik sudah dilakukan. Harapan kita pemudik yang menggunakan transportasi darat, laut dan udara, dapat aman, nyaman, selamat sampai di tujuan. Untuk itu perlu kerjasama semua pihak, terutama perlunya kedisiplinan dari pengemudi dan pemudik untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan kemacetan.

Tak hanya itu, kesiapan penyedia layanan transportasi harus dipastikan. Kelayakan kendaraan harus diutamakan sehingga keselamatan menjadi hal yang utama.

Ke depannya kita berharap pemerintah sejak jauh-jauh hari sudah pemerintah sudah merencanakan pengelolaan arus mudik, sehingga ‘gawean’ angkutan mudik menjadi lebih baik lagi.

Harapan kita perjalanan mudik 2017 lebih baik dari sebelumnya. Kita juga menginginkan angka kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin, bila perlu zero accident. Semoga mudik tahun ini aman, nyaman, dan pemudik selamat sampai di tujuan.

 

(***)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

free web stats