Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 12 September 2018 11:40 WIB

Disomasi Nasdem, Rizal Ramli Patriot, Tidak Mengenal Takut

Oleh: Ir. Syafril Sofyan*)

Partai Nasdem mensomasi mantan Menko Perekonomian era Gus Dur, partai dengan mengusung moto Restorasi sepertinya lupa demokrasi.

Ancaman somasi terhadap DR Rizal Ramli menurut saya jauh dan tidak tepat, apalagi mereka berlindung dengan pernyataan berdasarkan presepsi bahwa mengeritik menteri menjatuhkan martabat presiden. Katanya partai restorasi ‘baper’ manakala  dikritik.

Rizal Ramli tidak perlu menanggapi ancaman somasi tersebut sebaiknya ‘dicuekin’ saja.

Pernyataan RR diruang publik mengeritik Menteri Perdagangan yang secara fakta kerjaannya import melulu dan melebihi kebutuhan pastilah merugikan rakyat dan salah satu penyebab dollar melonjak karena defisit neraca perdagangan, dimana nilai import lebih banyak dari eksport.

Meminta agar SP menegur bawahannya, karena Mendag diusung dari partai restorasi adalah tepat, dan juga meminta agar Presiden menegur SP karena akan berakibat turunnya elektabilitas Jokowi. Itu hal yang sangat wajar dalam alam demokrasi, entah partai restorasi mulai tidak paham tentang demokrasi.

Mengadu biru bahwa yang direndahkan martabatnya adalah Presiden Jokowi karena yang dikritik Menteri menunjukkan partai Restorasi hendak berlindung dibawah kekuasaan Presiden.

Saya kira mereka lupa berhadapan dengan siapa, RR seorang aktivis pergerakan sejak 77-78 selalu kritis terhadap penguasa manakala tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Bagi para aktivis mengenal RR sebagai pejuang atau patriot yang tiada matinya, sejak dulu selalu paling kritis manakala membela kepentingan rakyat, dan  tidak mengenal takut, kecuali sama Allah itu yang sering didengungkan oleh mantan Menko Kemaritiman itu.

Menurut hemat saya sebagai kebijakan public,  Partai Restorasi yang tidak lagi membuka ruang demokrasi ini bisa dihukum oleh rakyat saat pileg kalau hanya terkesan tidak membela kepentingan rakyat.

*) Pengamat kebijakan publik, Koordinator Sekretariat Aktivis Gerakan 77-78

(***)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

free web stats